Author Archives: emaerdei

Mengikuti Pesan Ibu

Dia teman sekelas saya waktu SMA, sebut saja namanya Anton. Baru-baru ini saya bertemu dengannya karena dia ingin membuang uang untuk mentraktir saya makan siang. Sambil makan siang, kita mengobrol, seperti biasa adat saya kalau ketemu teman lama, saya lebih … Continue reading

Posted in Cerita | Tagged , | Leave a comment

Dongeng, Fabel, dan Hoax

Anak saya suka bercerita, dia juga suka mendengar cerita. Kalau giliran istri yang ditodong bercerita, istri saya yang Sholihah itu tidak pernah kehabisan bahan cerita dari kisah-kisah nabi dan rasul maupun sahabat yang dulu sering diceritakan oleh guru ngaji dan … Continue reading

Posted in Celoteh | Tagged | Leave a comment

Naga Menelan Matahari

Kepercayaan kuno mengatakan bahwa gerhana matahari terjadi karena ada naga yang menelan matahari. Kurang lebih ilustrasinya mungkin sama dengan foto di atas, anda bisa lihat moncong sang naga sudah “menelan” sang matahari. Pendapat seperti itu memang tidak salah, sama seperti … Continue reading

Posted in Celoteh | Leave a comment

Tidak Selalu Sia-sia

Sambil nongkrong menunggu laki-laki yang akan membebaskan saya dari tepian jalan ini, teringat akan pengalaman dulu waktu juga sedang menunggu di pinggir jalan. Kalau Rika Akana menunggu Kanji Nagao yang tak kunjung datang di pinggir jalan sampai tengah malam karena … Continue reading

Posted in Celoteh | Leave a comment

Belajar Adil dari Anak

Beberapa waktu yang lalu beliin mainan seperti gambar di atas buat krucil. Begitu sampai di rumah dia langsung bekerja dengan penuh semangat untuk merakit potongan potongan Angry Bird yang ada. Karena petunjuk merakitnya mudah dipahami, tidak seruwet petunjuk pemakaian aplikasi … Continue reading

Posted in Celoteh | Tagged , | Leave a comment

Menempatkan Mindset Pada Tempatnya

Mindset adalah istilah kerennya, ada yang menyebutnya pola pikir, tapi saya lebih suka menyebutnya SINA (Sistem, Nilai, dan Asumsi).  Dia adalah seperangkat alat sholat dibayar tunai jargon, nilai-nilai, satu set sikap jika begini harusnya begitu dan seterusnya. Namun untuk menghormati … Continue reading

Posted in Celoteh | Tagged | 2 Comments

Aku, Kau, dan Kue Gandum (3)

Disclaimer: ini adalah lanjutan dariΒ post sebelumnya, disclaimer di post tersebut berlaku sama di sini πŸ˜€ “Sudah lama kerja di sana?”, tanyaku. “Baru 2 tahun,” jawabnya. Dan pembicaraan kami mulai mengalir, hanya disela abang es campur yang mengantarkan pesanan kami. Aku … Continue reading

Posted in Cerita | Tagged , | 4 Comments

Menggunakan Inner Join, Left Join, dan Right Join

Disclaimer, ini posting dari, oleh dan untuk nubi, jadi mohon jangan dikomentari β€œbaru tahu ta?” Atau sejenisnya.Β πŸ˜€ Query, yang pernah berurusan sama database mulai SQLite sampai Oracle tentu paham dengan istilah ini. Dia adalah salah satu pilar dalam mengolah sebuah … Continue reading

Posted in Komputer | Tagged , , | 2 Comments

Aku, Kau, dan Kue Gandum (2)

Disclaimer: ini adalah lanjutan dari post sebelumnya, disclaimer di post tersebut berlaku sama di sini πŸ˜€ “Maaf Bu, sebelah sini hanya untuk yang bayar tunai,” Kata Tika pada seorang ibu-ibu yang berbelanja cukup banyak di depannya. “Masa gak bisa sih … Continue reading

Posted in Cerita | Tagged , | 2 Comments

Aku, Kau, dan Kue Gandum (1)

Disclaimer: kisah ini fiktif belaka, kesamaan nama, tempat, dan kejadian hanya imajinasi anda saja πŸ˜€ Disclaimer 2: sebagian besar dialog adalah dialog suroboyoan yang sudah diterjemahkan secara serampangan πŸ˜€ “Selamat malam, ada tambahan apa lagi?”, suara ramah kasir itu memecah … Continue reading

Posted in Cerita | Tagged , | 1 Comment