Pentingnya 3 Semboyan Ki Hadjar Dewantara

Ing Ngarsa Sung Tuladha
Ing Madya Mangun Karsa
Tut Wuri Handayani

Tiga kalimat di atas adalah semboyan dari bapak pendidikan kita, Raden Mas Soewardi Soerjaningrat alias Ki Hadjar Dewantara. Semboyan yang dianggap sebagai semboyan untuk guru tersebut sebetulnya bisa berlaku secara universal tergantung pemaknaannya. Nindo tersebut seharusnya perlu dipegang teguh bagi organisasi non pendidikan lainnya. Kalau kita cermati, banyak masalah yang menimpa sebuah organisasi sebenarnya berkutat di seputar tiga kalimat itu.

Continue reading
Posted in Celoteh, sehari-hari | Tagged , , | 2 Comments

Mudahnya Memperpanjang SIM di Siola Surabaya

Salah satu ritual lima tahunan selain memperpanjang STNK kendaraan adalah proses perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM). Di Surabaya proses ini dapat dilakukan juga di Mall Pelayanan Publik Siola. Ternyata proses memperpanjang SIM, meskipun ada perubahan dari 5 tahun yang lalu, ternyata sangat mudah, sederhana, dan cepat. Namun agar tidak terkesan dipingpong, merepotkan, dan bolak balik maka ada baiknya urut-urutan serta persyaratan berikut ini disimak dan dipersiapkan.

Continue reading

Posted in Celoteh, sehari-hari | Tagged , , , | Leave a comment

Memaknai Kerelawanan

Sumber Foto : Salah satu subjek dalam foto tersebut

Ketika mendapat informasi dari linimasa media sosial dari seorang kawan, bahwa Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) mengadakan pelatihan untuk relawan penanggulangan wabah Covid-19, tentu yang terlintas pertama dalam benak adalah sebuah kekaguman. Sebuah kampus teknologi yang tidak memiliki jurusan sosial ternyata membuktikan diri bahwa Kemanusiaan tak mengenal SARA, apalagi sekedar bidang keilmuan. Mungkin kemanusiaan baru akan terbentur ketika kita membicarakannya dengan para Romulan atau Klingon. Nah, berbicara kemanusiaan tentunya kita tidak akan jauh dari relawan, nyaris tidak ada sebuah cause kemanusiaan yang tidak melibatkan relawan. Secara umum sukarelawan yang biasa disebut relawan dapat diartikan sebagai orang yang melakukan sesuatu dengan sukarela/rela. Ada sebuah pemaknaan lain dari relawan, yaitu gabungan dari kata rela dan dermawan, banyak cerita yang sudah membuktikan pemaknaan ini, salah satunya adalah kisah seorang kawan sealmamater berikut ini.

Continue reading

Posted in Celoteh, sehari-hari | Tagged , , , , | Leave a comment

Keluarga dan Pekerjaan, Pilih Mana?

Setiap manusia memiliki kebutuhan hidupnya masing-masing. Dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya umumnya orang akan mencari penghasilan dengan bekerja. Penghasilan inilah yang kemudian akan digunakan untuk menghidupi dirinya dan keluarganya. Herannya, kenapa justru bagi sebagian orang antara keluarga dan pekerjaan ini dijadikan kambing hitam atau alasan untuk saling menegasikan. Keluarga yang menjadi alasan untuk menelantarkan pekerjaan, maupun pekerjaan yang menjadi alasan untuk menelantarkan keluarga. Bahkan tidak jarang pula beredar pesan berantai kata-kata bijak yang seolah-olah menganjurkan kita untuk menomorsatukan keluarga di atas pekerjaan. Tidak salah juga sih sebetulnya, hanya implementasinya saja yang sering bikin makan hati bin dongkol πŸ˜€ .

Continue reading

Posted in Celoteh, sehari-hari | Tagged , , , | Leave a comment

Selamat Tinggal Donal Bebek, Sang Komik Pendidik

Cover Album Donal Bebek No 2018, terbitan sebelum terakhir (2019)

Endings are hard. Any chapped-a** monkey with a keyboard can poop out a beginning, but endings are impossible. You try to tie up every loose end, but you never can.

-Chuck Shurley, Supernatural-

Tak kenal maka tak sayang, itu juga yang berlaku bagi Album Donal Bebek (ADB) ini. Bagi sebagian orang mungkin majalah ini hanya sebuah cerita anak-anak, bahkan mungkin dianggap sama seperti Spongebob atau Happy Tree Friend. Mendengar kabar berhenti terbitnya Album ini menyisakan rasa sedih bagi banyak penggemarnya, termasuk Saya. Donal Bebek bukan hanya sebuah komik cerita anak-anak, bukan hanya sebuah hiburan konyol untuk sekedar tertawa tanpa makna. Donal Bebek dan keluarganya sanggup bertahan tanpa main plot selama 44 tahun (dan sepertinya juga tidak akan diakhiri dengan konklusi), sebuah prestasi yang akan sulit (bukan berarti tidak bisa) disaingi. Prestasi ini sadar tidak sadar, diakui tidak diakui, telah menorehkan warna dan hikmah dalam sanubari para penggemarnya.

Lanjut

Posted in Celoteh, Cerita | Tagged , , , | Leave a comment

Dudulator : Alternatif Sentuhan Saat Pandemi

Hidup di tengah protokol kesehatan yang ketat memang merepotkan. Sama halnya dengan di dunia IT, Security Equal Obscurity, mau aman ya harus rela repot. Salah satu kerepotan itu adalah kewajiban membersihkan tangan setelah menyentuh benda-benda yang berada di tempat umum atau tidak bisa dipastikan kebersihannya. Membersihkan tangan bisa dengan dua cara, mencuci dengan air mengalir dan sabun atau membasuh tangan dengan hand sanitizer. Banyak tempat yang telah menerapkan protokol kesehatan mewajibkan karyawan maupun tamu untuk membersihkan tangan terlebih dahulu sebelum masuk. Apabila wastafel yang disediakan menggunakan keran yang tidak otomatis, makan proses cuci tangan akan dilakukan dua kali, menyabuni keran baru kemudian tangan. Solusi untuk masalah ini yang pertama tentunya menyediakan wastafel otomatis (dengan sensor atau dioperasikan dengan kaki), atau bisa juga menggunakan sebuah dudulator, alternatif solusi yang jauh lebih murah (tapi lebih sedikit repot tentunya).

Lanjutkan

Posted in Celoteh, sehari-hari | Tagged , , | Leave a comment

Fiber Optik: Sebuah Pengantar

Ilustrasi Kabel Fiber Optic

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) berkembang dengan sangat pesat. Sejak ditemukannya ethernet hampir 50 tahun yang lalu, kini jaringan komputer sudah menjadi bagian utama dari pemanfaatan TIK. 2 Aliran besar untuk koneksi jaringan menggunakan kabel saat ini masih terpecah menjadi kubu ethernet over copper (Kabel Tembaga) dan Fiber Optik (FO), tentunya dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Keduanya sama-sama dapat menjangkau jarak yang jauh, instalasinya cukup mudah, dan menjawab kebutuhan untuk koneksi menggunakan kabel twisted pair yang hanya terbatas dalam hitungan ratusan meter. Dari segi kemudahan instalasi, kabel tembaga tentunya unggul karena relatif lebih mudah handling-nya dibanding kabel FO. Meskipun lebih sulit instalasinya, kabel FO unggul dalam kelebaran data berbanding dimensi fisiknya (bisa sampai 100 Gbps tergantung perangkat pendukung yang digunakan) sehingga tidak sedikit jasa koneksi internet maupun jaringan lokal yang menggunakan teknologi ini.

Lanjutkan

Posted in Komputer, TIK/IT | Tagged , , , , | Leave a comment

Restore Database MySQL Ukuran Besar

Disclaimer, ini posting dari, oleh dan untuk nubi, jadi mohon jangan dikomentari β€œbaru tahu ta?” Atau sejenisnya. πŸ˜€

Mutasi, migrasi, atau perpindahan seringkali merepotkan. Salah satu proses migrasi yang cukup merepotkan adalah migrasi database MySQL. Kan tinggal gunakan fasilitas import dan export di phpMyAdmin? Memang bisa kalau ukuran file backup-nya kecil dan tidak sampai 2 MB. Bagaimana kalau lebih besar, misalnya 600 MB? Perkara kenapa ukurannya bisa begitu besar tidak perlu dibahas, nyatanya file yang tersedia untuk dimigrasi hanya itu. Lalu bagaimana solusinya? Sebenarnya ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk melakukan migrasi ini:

  1. Memecah file backup menjadi ukuran kecil apabila database lama masih bisa diakses
  2. Mengubah batas unggah (upload_max_size) di php.ini
  3. Menggunakan fasilitas untuk me-restore dari console MySQL

Setiap opsi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, kali ini yang ingin dibahas adalah pilihan ke-tiga.

Lanjut

Posted in Komputer, TIK/IT | Tagged , , | Leave a comment

IT (TIK) Bukan Solusi Segala Masalah

Image by Gerd Altmann from Pixabay

Uber, Airbnb, Amazon, dan sederetan lagi nama yang pernah atau masih besar di sekitar kita. Nama-nama itu adalah contoh dari usaha yang sukses melakukan perubahan dari pola bisnis yang telah ada mengikuti cara mereka. Kalau ditanya tentang apa yang membuat mereka sukses, sebagian orang mungkin akan menjawab “aplikasinya” sebagai faktor penentu. Kalau saja jawaban itu benar, maka mengapa kemudian tidak banyak pihak lain yang membuat aplikasi serupa atau mirip-mirip kesuksesannya juga mirip-mirip? Ini menunjukkan bahwa aplikasi, yang dalam hal ini adalah salah satu bagian dari Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), bukanlah solusi dari segala masalah.

Lanjutkan

Posted in Komputer, TIK/IT | Tagged , ,

Kredibilitas Berjualan Makanan Memang Penting, Kini Semakin Penting

Ilustrasi menyiapkan makanan

Usaha makanan, dalam berbagai ragam dan bentuknya merupakan salah satu yang terkena dampak langsung pandemi Covid 19 ini.Β  Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bidang Restoran menyebut kisaran 6.800 restoran telah tutup. Data tersebut masih belum ditambah dengan warung-warung dan usaha makanan non restoran lain yang bernasib serupa. Namun masih ada silver lining, nasib usaha makanan masih diberi kesempatan bertransformasi. Bandingkan dengan bisnis yang jelas-jelas menjual jasa kontak fisik, sampai sekarang masih belum ada kejelasan mau ditransformasikan seperti apa. Transformasi usaha makanan ini tentunya bukan tanpa tantangan, dan salah satu tantangan terberat untuk diterabas adalah membangun kredibilitas. Sejak dulu kredibilitas memang penting, tapi mungkin belum menjadi sepenting sekarang. Dulu orang mungkin masih oke-oke saja makan mie rebus tanpa kuah (yang disebut mie goreng) yang direbus beserta bungkusnya. Sayur pecel yang dijumput dengan tangan telanjang yang juga digunakan untuk memegang uang juga masih bisa dimaklumi. Tapi sekarang semua itu akan menjadi masalah, karena itu penting sekali memperhatikan sejumlah hal yang bisa membangun kredibilitas kita sebagai penjual. Ini juga penting untuk mengimbangi derasnya himbauan agar jangan beli makanan di luar karena takut tertular penyakit.

Continue reading

Posted in Celoteh, sehari-hari | Tagged , , | Leave a comment