Author Archives: emaerdei

Pendidikan Se(te)la(h) Pandemi

Pandemi Covid19 atau lebih beken disebut Corona ini membuat situasi begitu kacau. Semua sektor porak poranda diterjangnya. Yang awalnya bagus menjadi hancur, yang sejak awal sudah kacau namun tertutupi situasi terlihat kenyataannya. Yang paling terasa dan selalu menjadi trending topic … Continue reading

Posted in Celoteh, sehari-hari | Tagged , , | Leave a comment

Jangan Asal Broadcast

Kabar gembira! kini kita dapat dengan mudah menggunakan air sebagai bahan bakar. Gobel Arizal, peneliti dari desa Sukacoba berhasil menemukan cara menggunakan air sebagai bahan bakar. Dengan memanfaatkan sifat Basa pada 300 ml air, dia hanya perlu meneteskan sedikit perasan … Continue reading

Posted in Celoteh, sehari-hari | Tagged , , | Leave a comment

Menuju Normal

Saya termasuk orang yang rada alergi dengan buku-buku motivasi, apalagi menghadiri acara sejenis yang tidak gratis. Meskipun begitu, buku Legendary Service karya Ken Blanchard ini terasa berbeda. Berawal dari “kecelakaan” akhirnya terhanyut dan tenggelam dalam lembar demi lembar isinya yang … Continue reading

Posted in Celoteh, Review | Tagged , , , | Leave a comment

Awali Dengan se-Zoom-an

Sejak pandemi Corona ini menyebar, aplikasi Zoom, khususnya di Indonesia, seperti ketiban durian runtuh. Ketika kontak fisik harus dikurangi dan ditekan serendah mungkin, Video Conference, selanjutnya disebut Vidcon, menjadi alternatif cara berkomunikasi yang paling realistis. Dan entah kenapa, meski terbalut … Continue reading

Posted in Celoteh, Komputer | Tagged , , | 1 Comment

Pengalaman Sebagai Guru Terbaik

Pengalaman adalah guru yang paling baik Kalimat di atas sudah menjadi petuah bijak yang diberikan turun temurun. Artinya jelas, bahwa sebaik baik cara belajar adalah dengan langsung mengalaminya. Kita bisa bertahun tahun belajar teori tentang suatu hal, dan kemudian kalah … Continue reading

Posted in Uncategorized | Tagged ,

Antara Risiko dan Mahalnya Kejujuran

Sumber Gambar di Sini Di tengah situasi pandemi atau perang, kabar duka mungkin bukan sesuatu yang asing lagi. Mulai orang di belahan dunia lain sampai yang begitu dekat dengan kita, bahkan mungkin diri kita sendiri, sama-sama bisa mengalaminya. Namun membaca … Continue reading

Posted in Celoteh | Tagged , | 2 Comments

Fokus, Godaan Memang Mahal

Hidup itu tidak mahal, Yang Mahal Gaya Hidup. -Nasehat bijak yang bisa ditemui di banyak tempat dari banyak orang- Kalimat di atas akan sering kita temui baik di media sosial maupun keluar dari mulut berbagai macam orang. Meskipun begitu, kenapa … Continue reading

Posted in Celoteh, sehari-hari | Leave a comment

Selera Humor dan Ruang Publik

“Heran, kenapa selera humor kita makin lama makin menipis ya?”“Ya enggak, emang kayak gitu gak pantes dibuat guyonan!” Itu cuma sepotong dialog dengan seseorang tadi siang. Tanpa perlu mengelaborazi konteks yang kami bahas, pada akhirnya Saya menyadari bahwa selalu ada … Continue reading

Posted in Celoteh, Uncategorized | Tagged

Kalau Sekolah Cuma Main-main Keluar Saja?

Seperti dulu sekali pernah saya tulis, kriteria memilih sekolah salah satunya adalah tujuan dari bersekolah itu sendiri. Tujuan ini juga terpecah menjadi dua, tujuan dari orangtua memasukkan anaknya ke sekolah, dan tujuan dari sang anak sendiri saat hendak melakukan ritual … Continue reading

Posted in Celoteh, sehari-hari | Tagged | Leave a comment

Juru Cicip dan Penasihat Raja

Dalam suatu perjalanan rombongan raja dari antah berantah, tersebutlah sesosok juru cicip makanan kerajaan yang sedang berkontemplasi. Mulutnya bergumam sambil memandang sosok sang penasehat raja di atas tandunya. “Huh, enak sekali penasihat raja itu, kenapa dia mendapat perlakuan yang istimewa, … Continue reading

Posted in Celoteh, Cerita | Tagged , | Leave a comment