Review Smartfren Andromax U

Smartfren, salah satu operator seluler CDMA di Indonesia yang terkenal dengan slogan “I hate slow” kembali menggebrak pasaran dengan meluncurkan smartfren Andromax U. Produk ini adalah penerus dari Smartfren Andromax I yang oleh beberapa reviewer handal (salah satunya Om Herry SW) sebagai smartphone dual on terbaik tahun 2012. Tidak mau kehilangan momentum, Smartfren segera meluncurkan Andromax U (Maxu) yang merupakan peningkatan dari Andromax I (Maxi).

Sekilas pandang, desain Maxu yang “kotak” memang terlihat elegan, apalagi dengan bahannya yang kebesi-besian, sayangnya hal tersebut tidak diimbangi oleh backcover yang berbahan plastik glossy sehingga cenderung licin dan menarik sidik jari :D. Ukuran dan Ketipisan Maxu juga bisa dibilang bagus meskipun tidak istimewa. Maxu hanya sedikit lebih tebal dan sedikit lebih kecil dari HTC One x, lengkap dengan kameranya yang menonjol keluar sehingga rawan tergores kalau diletakkan menghadap bawah. Proporsi penempatan layar juga bagi sebagian orang akan terasa mengganggu karena tombol capacitive yang terletak di bagian bawah terasa agak mepet ke layar sehingga rentan terpencet secara tidak sengaja. Spesifikasi lengkapnya dapat dilihat di sini

image

Kotak dos

image

Bagian belakang

Sebelum bicara performa, ada baiknya melihat kemampuan layarnya terlebih dahulu. Sesuai spesifikasi pada kotaknya, Maxu menggunakan IPS panel yang menjanjikan display yang bagus. Dengan brightness minimal, dalam kondisi outdoor (tidak terkena pantulan matahari langsung) layar Maxu masih dapat dilihat dengan jelas. Warna yang diberikan juga sangat tajam dan cerah yang mengingatkan pada seri Samsung Galaxy S. Bagi sebagian orang yang sudah terbiasa dengan layar sejuk ala HTC maupun LG, kondisi yang agak mengganggu ini bisa diatasi dengan menggunakan aplikasi screen adjuster.

Masuk ke performa, “memuaskan” adalah kata yang tepat untuk menggambarkan Maxu ini, bahkan “istimewa” bisa diberikan kalau mempertimbangkan harganya. Dengan processor dual core dan RAM 768 Mega proses interaksi dengan layar sangat smooth. Antarmuka yang diberikan juga standar Android Ice Cream Sandwich pada umumnya. Satu nilai tambah yang diberikan adalah adanya widget untuk beberapa fungsi sehari hari seperti aktifkan data, auto sync, auto rotate, bluetooth, wifi dll. Selain tampilan antarmuka, Maxu juga dilengkapi notification LED yang berupa garis mendatar di bagian bawah. LED ini juga bisa berubah warna tergantung jenis notifikasi yang ada seperti biru, merah, kuning dll.

image

Notification LED

image

Notification bar

Selain segala kelebihannya, tentunya tetap ada kelemahan di Maxu ini. Yang pertama kentara adalah aplikasi kamera, meskipun beresolusi 8mp, dengan aplikasi kamera bawaan agak sulit untuk mendapat hasil yang maksimal, tetapi hal ini bisa diatasi dengan aplikasi 3rd party seperti vignette, camera zoom fx dll. Kemampuan Maxu untuk memutar beberapa format video juga terasa kurang karena kurangnya support untuk beberapa format video tertentu. Kualitas suara yang dihasilkan memang cukup keras, namun kualitas suaranya standar standar saja, namun sekali lagi hal ini bisa diatasi dengan aplikasi pemutar musik 3rd party. Selain itu, bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi, konektifitas data juga cukup disesalkan, karena data GSM tidak bisa mencapai 3G.

Dari ulasan kelebihan dan kekurangannya, Maxu ini sangatlah pantas untuk dibeli, dengan harga satu jutaan, anda bisa mendapatkan smartphone sekelas merk global dengan harga 3-4 juta. Belum lagi ditambah kemampuannya sebagai smartphone dual on yang mendukung jaringan GSM dan CDMA. Secara ringkas, memakai Maxu ini serasa memakai HTC Sensation XE dengan layar lebih besar, dual on dan minus beats audio :D.

Dan yang paling penting…. Maxu sudah bisa diroot loh, jadi masih bisa berkembang lebih lanjut 😀

Advertisements
This entry was posted in Gadget, Review, sehari-hari and tagged , . Bookmark the permalink.

6 Responses to Review Smartfren Andromax U

  1. Pingback: Modifikasi untuk Smartfren Andromax U | emaerdei

  2. Pingback: Cara Upgrade Jelly Bean Untuk Smartfren Andromax U | emaerdei

  3. Pingback: Komparasi File/Folder dengan Meld | emaerdei

  4. revo says:

    andromax u ini bisa di sambung kabel usb OTG ga???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s