Bikin Foto Keren Dengan Fotome

image

Fotome

Waktu pertama kali lihat aplikasi ini, yang terlintas di benak saya adalah “apa maksudnya dramatic camera?”. Saya awam beud dengan istilah fotografi, jadi kata-kata “dramatis” terdengar begitu wow banget. Tapi setelah mencoba-coba aplikasi Fotome ini, saya baru paham. Dalam bahasa yang awam, aplikasi ini bisa ngedit foto biasa jadi keren, plus bisa langsung nambahi hashtag dan watermark.

Fotome ini adalah aplikasi asli buatan anak bangsa, menambah satu lagi alasan untuk menggunakannya :D. Saat pertama menginstall, space yang dibutuhkan adalah sekitar 12Mb, nantinya juga ada opsi untuk meletakkannya di sd card supaya tidak boros. Yang bikin kesengsem sama aplikasi yang ringan ini adalah permission-nya seperti gambar di bawah:

image

Seperti bisa dilihat, dia hanya membutuhkan izin sesuai fungsinya, untuk memfoto, menyimpan, dan akses internet jika anda ingin berbagi foto editan anda dengan orang lain. Tidak perlulah izin segambreng seperti lokasi, identitas, dsb :p.

Menggunakannya? Sangat mudah, tinggal pilih mau menjepret langsung atau mengedit foto yang sudah ada. Tampilannya sederhana seperti di bawah ini:

image

Di sinilah saya baru paham maksudnya men-dramatize. Selain filter-filter gambar seperti kamera kekinian ala ala, Fotome juga dilengkapi fitur untuk mengatur sudut pencahayaan, bagian inilah yang menurut saya yang awam ini keren. Kemudian juga ada fitur untuk membuat bagian lain selain center of attention menjadi blur alias kabur sehingga tidak perlu repot-repot pilih area yang mau diblur. Cukup pilih saja area mana yang mau dibuat jelas, sisanya akan blur secara otomatis, tentunya fitur ini juga tidak wajib, bisa dilewati :D. Terakhir, kita bisa (kalau tidak mau juga tidak apa-apa) memberikan hashtag di foto kita, hasil sesudah (kiri) dan sebelum (kanan) bisa dilihat contohnya seperti di bawah ini:

image

“Singkat, padat, jelas” kata-kata itu cukup menggambarkan Fotome ini. Kalaupun harus dicari-cari kekurangan, mungkin yang terpikir oleh saya baru dua saja:
1. Hashtag tidak bisa lebih dari satu (buat yang maniak hashtag)
2. Tidak ada fasilitas menggabungkan foto (apa ya istilahnya, collage kalau ndak salah :D)

Happy Dramatizing 😀

Advertisements
This entry was posted in Gadget, Review and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s