Macam-macam Kursi Bis AKAP

Image by Google Gemini

Bis, salah satu moda transportasi yang tak lekang oleh waktu. Dengan segala evolusi dan revolusinya, bis tetap memiliki tempat di relung hati penggemarnya, dan memikat mereka yang kehabisan tiket kereta atau tidak mau merogoh kocek lebih untuk beli tiket pesawat. Sampai pada titik ini, bis sudah memiliki banyak sekali macam layout yang berkorelasi dengan jenis kursinya, berikut sedikit ulasan tentang jenis kursinya. Sebagai catatan, ulasan ini hanya akan mengulas jenis kursi pada segmen harga di bawah 550 ribu rupiah saja. Ulasan ini juga tidak akan menyebutkan Perusahaan Otobus (PO) tertentu, meskipun nanti akan ada saja yang langsung bisa menebak, ya silakan saja, namanya juga tebakan. Ulasan ini hanya berniat berbagi untuk yang mau mencoba naik bis AKAP tapi bingung dengan berbagai macam pilihan kursinya.

1. Ekonomi dan Bisnis

Ini adalah segmen yang harganya paling terjangkau. Kursi di segmen ini standar-standar saja, kurang lebih keempukannya sama dengan kursi di kereta ekonomi. Yang membedakan ekonomi dan bisnis kurang lebih adalah jarak antar kursi depan dan belakangnya. Dan untuk yang ekonomi, terkadang masih ada pedagang asongan yang masuk berjualan saat berhenti ataupun menunggu keberangkatan.

2. Executive / Executive Legrest

Yang paling membedakan kursi executive ini meskipun formasi kursinya tetap 2 di masing-masing sisi adalah, selain kursinya lebih empuk dan sedikit lebih lebar, ada satu sandaran kaki tambahan di setiap kursinya. Sandaran kaki ini tidak bisa dibuat selonjoran, tapi lumayan lega dibuat duduk bersila. Keempukan kursinya ya kurang lebih setara lah dengan kereta eksekutif. Ruang antar depan belakang juga lebih lega.

3. Royal / Royal Executive

Kursi jenis ini merupakan versi upgrade lagi dari executive. Umumnya akan ada tambahan sandaran kaki sehingga duduknya bisa selonjoran. Selain itu ukuran kursinya juga jauh lebih lega dengan formasi umumnya 1+2 (3 kursi per baris). Kursi jenis ini sudah lebih nyaman dari kereta eksekutif, dan benar-benar bisa dibuat tidur nyaman seperti layaknya kursi sleeper, hanya tidak ada kompartemennya.

4. Sleeper / Family Suite

Seperti namanya, fokus kursi ini adalah untuk bisa tiduran, kursinya bisa miring sekali sampai posisi tidur (meski tidak rata), dan masing-masing kursi dipisahkan oleh kompartemen jadi serasa seperti kamar. Ada juga variasi family suite yang terdapat 2 kursi sleeper dalam 1 kompartemen, meskipun sedikit lebih sempit daripada sleeper dedicated. Tipe ini rentan awkward jika terjebak 1 kamar dengan lawan jenis :p

5. Suite / Captain Seat

Tipe termahal di segmen ini, semacam gabungan antara royal dengan sleeper. Dengan formasi 1 kursi di setiap sisi, anda akan mendapatkan kursi yang lega dan empuk, plus space tambahan untuk meletakkan barang atau kaki sebagai variasi gaya tidur. Kursi ini juga dikelilingi pembatas horizontal sehingga terkesan seperti kompartemen atau kamar. Kenyamanannya sebanding dengan harga πŸ˜€


Demikian ulasan sementara tentang kenyamanan kursi di bis. Namun kenyamanan kursi tentu bukan satu-satunya faktor penentu. Masih banyak faktor lain seperti kepastian jadwal, peluang terlambat karena macet dll, risiko terlambat karena kecelakaan, makanan, dan faktor-faktor lain yang dipertimbangkan sebelum memilih moda transportasi. Silahkan saja ditimbang-timbang dan menentukan pilihan πŸ˜€

This entry was posted in Celoteh, sehari-hari and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a comment